Share

Fakfak, majalahkribo.com – Ketua Dewan Paroki Santo Yosep, Josep Goenawan, mengunjungi anak-anak umat Katolik yang sedang dirawat di RSUD Kabupaten Fakfak. Anak-anak yang dikunjungi berasal dari Kampung Brongkendik. Kunjungan dilaksanakan pada Jumat, 20 Maret 2026, sebagai bagian dari pelayanan pastoral dan perhatian Gereja terhadap kesehatan umat.

Kegiatan ini didampingi oleh dr. Liesa Ferawaty Lesomar, Sp.A, dokter spesialis anak RSUD Fakfak, yang turut memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Josep menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program Pelayanan Kesehatan Gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Fakfak. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak atas komitmen mereka dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat.

“Program ini sangat diapresiasi oleh Gereja karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Fakfak,” ujar Josep.

Selain mendukung program pemerintah, Dewan Paroki Santo Yosep juga aktif memfasilitasi umat yang membutuhkan pengobatan lanjutan ke luar daerah. Beberapa pasien telah dirujuk ke Sorong untuk penanganan dokter spesialis, bahkan ada yang sampai ke Makassar.

“Ada beberapa di antara mereka yang sebelumnya tidak bisa melihat, tetapi setelah ditangani di Sorong, kini bisa melihat kembali. Selain itu, ada juga yang kami rujuk ke Makassar untuk penanganan lebih lanjut. Semua itu kami fasilitasi dengan penuh tanggung jawab,” tambah Josep.

Josep menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama Paroki saat ini. Kegiatan pemeriksaan mata yang digelar merupakan langkah awal dari komitmen jangka panjang Dewan Paroki dalam mendampingi umat, khususnya mereka yang mengalami kesulitan ekonomi dan masalah kesehatan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari pelayanan pastoral Gereja untuk meneguhkan iman, memberikan penghiburan, dan menunjukkan solidaritas terhadap umat yang menderita. Kegiatan biasanya melibatkan doa bersama, pemberian komuni, sakramen pengurapan orang sakit, serta pemberian bingkisan sebagai wujud kasih.

“Memberikan kekuatan doa, pelayanan sakramen, dan penghiburan adalah inti dari kunjungan pastoral kami. Kami ingin umat tahu bahwa mereka tidak sendiri dan selalu didoakan oleh seluruh komunitas paroki,” pungkas Josep.

Comments are closed.