Maybrat, majalahkribo.com — Ketua MRP-PBD, Alfons Kambu, mengajak seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Maybrat untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah, sekaligus menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Maybrat.
Ia menjelaskan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini masih terbatas, sehingga diperlukan kesabaran dan pengelolaan yang efisien sambil menyiapkan perencanaan untuk tahun berikutnya.
“Perlu masyarakat pahami bahwa kemampuan APBD daerah itu terbatas. Jadi dalam efisiensi, kita sabar menerima yang ada,” katanya.
Menurutnya, peluang besar akan terbuka dalam pembahasan anggaran tahun 2027. Pada tahap ini, seluruh elemen daerah perlu aktif memberikan masukan terkait kebutuhan pembangunan.
“Tahun 2026 untuk membahas 2027, itulah kita aktif sama-sama memberi pikiran atau memberi masukan tentang kebutuhan-kebutuhan,” ujarnya.
Ia menekankan ASN harus proaktif, termasuk menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mencari peluang pendanaan serta mengusulkan program sesuai potensi daerah masing-masing.
“Jangan pegang jabatan terus tidak menawarkan atau melobi anggaran di pusat, tapi harus melobi anggaran di pusat,” tegasnya.
Selain itu, koordinasi berjenjang dinilai penting dalam pengelolaan dana otonomi khusus, mulai dari pemerintah daerah, MRP, hingga lembaga terkait. Semua proses harus dilakukan secara terbuka dan sesuai mekanisme.
Menjelang peringatan HUT ke-17 Maybrat pada 4 Mei, Alfons mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan menjaga kebersamaan.
“Mari kita bergandengan tangan, mengakui, mendukung apa yang sudah pemerintah lakukan… tanggal 4 kita semua kumpul di Kabupaten Maybrat,” ajaknya.
Ia juga menegaskan keamanan merupakan tanggung jawab bersama dan perlu dijaga melalui komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat.
“Keamanan itu milik kita bersama… mari kita bergandengan tangan,” pungkasnya.
Pewarta: Charles Fatie