Maybrat, majalahkribo.com — Intelektual Aifat Raya, Vinsensius Turot, menanggapi pernyataan Zakeus Momau yang dimuat di salah satu media online. Ia menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil pemerintahan di Kabupaten Maybrat saat ini.
Vinsensius, yang juga Koordinator Relawan Murafer–Solossa Zona Aifat Raya, menegaskan bahwa kepemimpinan Bupati Karel Murafer bersama wakilnya berjalan baik dan kondusif sejak dilantik.
“Selama satu tahun kepemimpinan, situasi di Maybrat aman dan stabil. Bahkan, Bupati juga telah menerima sejumlah penghargaan di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut dia, gaya kepemimpinan Karel Murafer cenderung merangkul semua pihak, termasuk kelompok yang sebelumnya menjadi lawan politik. Hal itu terlihat dari komposisi pejabat di lingkungan pemerintah daerah yang masih diisi oleh berbagai unsur, mulai dari pimpinan OPD hingga kepala distrik dan kampung.
Ia menilai pernyataan yang menyebut adanya ketimpangan dalam pemerintahan tidak memiliki dasar yang kuat.
“Pak Murafer memimpin dengan pendekatan kekeluargaan. Jadi tidak tepat jika ada anggapan seolah-olah terjadi masalah besar dalam tata kelola pemerintahan,” katanya.
Terkait aksi protes yang sempat terjadi di beberapa titik, Vinsensius menyebut hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi di daerah.
“Tidak ada situasi luar biasa. Semua masih bisa diselesaikan secara internal tanpa harus melibatkan pihak luar,” ujarnya.
Ia juga menyoroti isu pembagian jabatan yang dinilai terlalu dilebih-lebihkan. Menurutnya, pengisian jabatan memiliki mekanisme dan aturan yang jelas, bukan berdasarkan kepentingan kelompok atau wilayah.
“Jabatan bukan untuk dibagi-bagi seperti kue. Semua ada aturan, ada penilaian kelayakan. Itu kewenangan bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian,” kata dia.
Vinsensius mengingatkan para pihak, terutama yang memahami sistem pemerintahan, tidak menyampaikan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Aifat Raya, untuk tetap menjaga stabilitas daerah dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang berkembang.
“Kita dukung pemerintah yang ada saat ini. Beri ruang kepada bupati dan wakil bupati untuk menjalankan visi dan misi mereka dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi yang santun dan konstruktif demi menjaga keharmonisan di Kabupaten Maybrat. (Rls)