Penulis: R’naldo

  • Untuk Meningkatkan Kualitas SDM di Bidang Pendidikan, Bupati Fakfak Jalin Kerja Sama dengan Kampus Uncen

    Untuk Meningkatkan Kualitas SDM di Bidang Pendidikan, Bupati Fakfak Jalin Kerja Sama dengan Kampus Uncen

    Jayapura – Bupati Fakfak Untung Tamsil S.Sos, M.Si, mendatangi Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura, guna menandatangi nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama antara pihak Kampus Uncen dan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak Rabu, (08/12/2021) bertempat di Kampus Universitas Cenderawasih Jayapura.

    Penandatangan nota kesapahaman yang tandai dengan penyerahan cendramata dari  Rekrtor uncen kepada Bupati Fakfak, bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten .

    Pada pertemuan yang berlangsung di Aula Uncen, Bupati Fakfak Untung Tamsil S.S.Sos M.Si mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pengurus Universitas Cenderawasih yang telah bersedia bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak. Bupati fakfak juga menyampaikan bahwa kerja sama tersebut, merupakan salah satu bagian dari Visi dan Misi Pemda Fakfak.

    “Untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Fakfak, dan ini sejalan dengan Visi Misi kami yaitu Fakfak Tersenyum”, ucap Bupati UT

    Selain itu, kata Bupati Untung Tamsil S,Sos M.Si., tujuan dilakukannya kerjasama ini untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Pendidikan Program Studi Magister Hukum. Dia juga menambahkan, Uncen menjadi pilihan kerja sama dikarenakan telah melahirkan pejabat – pejabat maupun manusia- manusia cerdas di tanah papua.

    Sementara itu, DR Ir Apollo Safanto, M.T  Rektor Universitas Cenderawasih dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Bupati Fakfak . “Kami menyambut baik kedatangan Bupati Fakfak oleh sebab itu dengan ini kami meninta Bapak dekan fakultas hukum dan jajaran untuk menggunakan seluruh suberdaya yang kita miliki untuk membantu pelaksanaan  peningkatan sumberdaya manusia di Kabupaten Fakfak”, terang Rektor Universitas Cenderawasih.

    Kerja sama antara Uncen dan pemerintah kabupaten Fakfak, dikatakan Rektor uncen hal ini merupakan kolaborasi yang saling membatu, untuk mendorong untuk sama – sama maju meraih cita -cita dan tujuan

    ‘Maka lewat kerja sama ini kita dapat mengidentifikasi hal-hal apa saja yang menjadi tujuan kita dan hal apa saja yang menjadi kekurangan kita dan kekurangan kelemahan kita, bahkan kita mengidentifikasi itu sehingga kita akan gunakan seksama agar mencapai tujuan bersama. Perlu kita lakukan inovasi yang di bagi dalam 4 hal yakni Kebijakan, Regulasi, melakukan inovasi dan strategi, inovasi dalam pembiayaan.

  • Terancam Karena Diberitakan, Bandara Judi di Nabire Mau Sogok Wartawan Media Ini

    Terancam Karena Diberitakan, Bandara Judi di Nabire Mau Sogok Wartawan Media Ini

    Maraknya perjudian dalam berbagai bentuk yang ada di kabupaten Nabire seakan sudah menjadi hal yang biasa. Perjudian seperti togel, roulette maupun dadu mulai tumbuh subur dan berkembang luas di Nabire selama beberapa tahun terakhir.

    Uniknya, ada oknum wartawan di Nabire yang diduga menerima uang suap atau uang tutup mulut terkait perjudian di Nabire.

    Hal ini terungkap pada tahun 2018 silam. Saat itu bertepatan dengan dugaan adanya aksi perjudian yang dilaksanakan di Pasar Malam yang dilaksanakan di lapangan Sapta Marga Kodim 1705/Paniai.

    Beberapa saat usai Nabire.Net memberitakan hal tersebut, salah seorang wartawan media cetak di Nabire berinisial IW, mengirimkan pesan singkat kepada Nabire.Net untuk menawarkan uang suap atau uang tutup mulut agar kegiatan perjudian di Nabire tidak dipublikasi oleh Nabire.Net.

    Dalam pesan singkat tersebut, oknum wartawan tersebut menawarkan uang suap setiap 2 minggu sekali kepada Nabire.Net dari seseorang yang bernama Luis. Diduga Luis inilah yang merupakan oknum bandar besar maraknya perjudian di Nabire namun tidak tinggal di Nabire.

    Selain itu dalam pesan singkat tersebut, oknum wartawan berinisial IW ini mengatakan bahwa “teman-teman yang lain (baca: oknum wartawan yang lain) juga sudah ok (baca : deal )” untuk menerima uang suap tersebut. senin (06/12/2021).

    L

    Namun karena kasus perjudian bertentangan dengan aturan hukum di NKRI, serta bertentangan dengan hati nurani Nabire.Net untuk memberitakan kebenaran secara independen, maka Nabire.Net menolak menerima uang suap tersebut.

    Hal ini tentu sangat disayangkan bila ada oknum jurnalis malah berpihak pada bandar judi. Salah satu keberpihakannya tersebut yaitu mereka enggan meliput maraknya perjudian di Nabire.

    Hal ini perlu mendapat perhatian dari PWI yang menaungi para wartawan. Perlu adanya sikap tegas dari PWI bila ada oknum anggota organisasi yang menerima uang suap judi. Sebab, tidak ada satu organisasi pers yang mendukung keterlibatan jurnalis dalam perjudian.

    Pasca penertiban oleh pihak kepolisian beberapa waktu yang lalu, aksi perjudian seperti judi togel maupun roulette kembali muncul dan marak di Nabire.

    Terakhir, sejumlah sumber melaporkan aksi penjualan togel mulai kembali marak di dekat SD Kalibobo Nabire dan di dekat SMP Negeri 2 Nabire.

    Sebagai informasi, dalam KUHP saat ini, larangan judi tertuang dalam Pasal 303 dan Pasal 303 bis (KUHP).

    Dalam KUHP Pasal 303, ancamannya yaitu 10 tahun penjara. Bunyi lengkapnya:

    Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah, barang siapa tanpa mendapat izin:

    1. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian, atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu;

    2. dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu, dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata-cara:

    3. menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai pencarian.

    Dalam RUU KUHP, hukuman bandar judi diringankan yaitu maksimal 9 tahun penjara. Pasal 433 berbunyi:

    Dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori VI, setiap orang yang tanpa izin:

    a. menawarkan atau memberi kesempatan untuk main judi dan menjadikan sebagai mata pencaharian atau turut serta dalam perusahaan perjudian;

    b. menawarkan atau memberi kesempatan kepada umum untuk main judi atau turut serta dalam perusahaan perjudian, terlepas dari ada tidaknya suatu syarat atau tata cara yang harus dipenuhi untuk menggunakan kesempatan tersebut; atau

    c. menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai mata pencaharian.

    Adapun pemain judi, ancaman hukumannya diringankan menjadi maksimal 3 tahun penjara.

    Sementara untuk Pasal 303 BIS (KUHP), bunyinya sebagai berikut :

    (1) Dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyaknya sepuluh juta rupiah dihukum :

    1. barang siapa mempergunakan kesempatan main judi yang diadakan dengan melanggar peraturan pasal 303 ;

    2. barang siapa turut main judi di jalan umum atau di dekat jalan umum atau di tempat yang dapat dikunjungi oleh umum, kecuali kalau pembesar yang berkuasa telah memberi izin untuk mengadakan judi itu.

    (2) Jika pada waktu melakukan pelanggaran itu belum lalu dua tahun, sejak ketetapan putusan hukuman yang dahulu bagi si tersalah lantaran salah satu pelanggaran ini, maka dapat dijatuhkan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun atau denda sebanyak-banyaknya lima belas juta rupiah.

    Demikian isi dari Pasal 303 bis KUHP diatas.

  • Bupati Tinjau Rumah Warga yang Rusak Akibat Gelombang Tinggi 

    Bupati Tinjau Rumah Warga yang Rusak Akibat Gelombang Tinggi 

    Biak, Majalahkribo.com – Dengan menggunakan celana pendek Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,MM melihat langsung dari dekat sejumlah rumah warga di pantai Yenures dan sekitarnya yang rusak akibat terjangan gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, Minggu (5/12/2021) malam kemarin.

    Bupati dalam kesempatan itu juga berdiskusi langsung dengan masyarakat. Bahkan, Senin (6/12) memerintahkan jajarannya untuk memantau wilayah-wilayah di Biak yang terkena dampak dari terjangan gelombang tinggi tersebut. Seperti melihat dari dekat rumah warga di sekitar pinggir pantai, melihat pantai-pantai yang mengalami abrasi dan sejumlah lainnya.

    “Pemerintah daerah langsung melakukan pemantauan di lapangan, poskoh untuk bantuan juga kami sudah siapkan,” ujar Bupati.

    Terkait dengan cuaca ekstrim dan gelombang tinggi yang mencapai 2 – 4 meter itu juga telah himbauan kepada semua warga supaya lebih waspada terhadap terjadinya cuaca ekstim dan gelombang laut yang mencapai tinggi.

    Himbauan Nomor : 360/963 yang ditantangani langsung oleh Sekretaris Daerah Markus O. Masnembra, SH.,MM atas nama Bupati meminta masyarakat yang tinggal dipesisir pantau atau kepulauan supaya tetap selalu waspada.

    Demikian halnya juga meminta untuk sementara masyarakat tidak melakukan aktivitas di laut, sambil melihat situasi angina kencang disertai dengan gelombang tinggi.(**)

  • Disahkan Diparipurna, Pendapatan Ditetapkan Rp. 1,44 T

    Disahkan Diparipurna, Pendapatan Ditetapkan Rp. 1,44 T

    Biak, Majalahkribo.com – Sidang paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 di DPRD Biak Numfor secara resmi ditutup, Senin (6/12). Penutupan itu dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen.

    Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd dalam pidatonya ketika menyampaukan postur APBD tahun 2022 menyebutkan secara keseluruhan jumlah pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp. 1.440.015.758.531.

    Sementara untuk belanja daerah ditetapkan sebesar Rp. 1.478.915.758.531, dengan begitu maka deficit anggaran sebesar Rp. 38.900.000.000. Sedangkan untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 74.470.000.000, lalu pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp. 35.570.000.000 dan pembiayaan netto sebesar Rp. 38.900.000.000

    “Pemerintah daerah terus mengharapkan dukungan politik dari unsur pimpinan dan segenap anggota DPRD yang terhormat terhadap upaya percepatan pembangunan, serta pengembangan potensi unggulan daerah,” ujar Bupati.

    Dikatakan, bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong upaya-upaya percepatan pembangunan dengan melakukan langkah-langkah terobosan, inovasi dan kolaborasi percepatan pembangunan melalui koordinasi dan konsultasi teknis ke tingkat pusat dalam rangka mendorong program prioritas strategis dilaksanakan di Biak.

    Program-program startegis dimaksud seperti; pengembangan Sentra Kelautan Terpadu (SKPT), Destinasi Prioritas Nasional (DPP), Pembangunan Bandar Antariksa (Biak Space City), Biak Water Front City, Sail Teluk Cenderawasih.

    Selain itu, lanjut Bupati, juga akan dilakukan penataan permukiman kumuh perkotaan kawasan Bempo-Yenures, dan Biak sebagai Hub Cargo untuk menunjang distribusi logistik di wilayah utara Papua dalam mendukung konektivitas wilayah sebagai pendorong pengembangan ekonomi kawasan.

    “Disamping program prioritas strategis di atas, Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi besar menjadi Pusat Pendidikan di Kawasan Saireri, melalui pembangunan Universitas Noseni dan LLDIKTI Wilayah XIV di Biak serta pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK),” pungkasnya.(Hms)

  • PDDIKTI Awards, Politeknik Negeri Fakfak Sabet Penghargaan

    PDDIKTI Awards, Politeknik Negeri Fakfak Sabet Penghargaan

    Pada penghujung tahun 2021 ini, Politeknik Negeri Fakfak memperoleh penghargaan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Awards dari Kemendikbudristek.

    Dikutip dari akun resmi PDDIKTI Kemdikbudristek, penghargaan ini diberikan kepada kampus yang pelaporan datanya tuntas 100 persen.

    Penghargaan ini, menurut Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Muhammad Subhan, menjadi bukti bahwa pelayanan akademik Politeknik Negeri Fakfak adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Pelaporan yang baik menjadi indikator bahwa aktivitas kuliah terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Dikatakan Subhan, pelaporan data pendidikan tinggi yang baik juga berperan dalam kelancaran mahasiswa dalam memperoleh ijazah dan aktivitas lainnya yang membutuhkan administrasi dari kampus, seperti pendaftaran CPNS dan beasiswa.

    “Dalam memimpin Politeknik Negeri Fakfak, saya ingin mendobrak stigma yang ada di publik bahwa pendidikan di Indonesia timur itu identik dengan kurang berprestasi. Politeknik Negeri Fakfak bisa menjadi percontohan, dan sekaligus ini menjadi tantangan kami ke depan untuk menjadi lebih baik lagi. Harapannya, kampus ini dapat terus memajukan masyarakat Fakfak dan sivitas akademikanya,” ujar Subhan, dalam gelar wicara Komunitas SEVIMA, Kamis (2/12).

    Penghargaan PDDIKTI Awards 2021 menjadi istimewa untuk Politeknik Negeri Fakfak karena dari sekitar 4.500 perguruan tinggi se-Indonesia, hanya 16 universitas dan 23 politeknik yang memperoleh penghargaan ini. Umumnya kampus besar, seperti Institut Teknologi Bandung dan Politeknik Negeri Jakarta. “Inilah yang ingin kami suarakan kepada masyarakat Papua dan Indonesia, bahwa ada politeknik negeri di Papua, yang baru berdiri sembilan tahun, tapi kualitasnya bisa diadu,” ucap Subhan bangga.

    Subhan mengakui bahwa menyelenggarakan pendidikan tinggi di Fakfak tidaklah mudah. Banyak tantangan tersendiri, seperti konektivitas internet yang kurang bagus dan kondisi geografis yang luas dan berbukit. Terlebih di masa kuliah daring seperti saat pandemi Covid-19 ini, mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak tersebar di penjuru Papua Barat.

    Namun, tantangan itu bisa ditaklukkan Politeknik Negeri Fakfak dengan usaha ekstra dari semua komponen di kampus. Ada tiga strategi yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Fakfak. Pertama, memastikan komitmen dari semua komponen di kampus. Semua unsur sivitas akademika harus mempunyai komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. Dosen berkomitmen mengajar, sementara mahasiswa berkomitmen belajar dan mengumpulkan tugas kuliah.

    “Seperti, komitmen dari masing-masing dosen, bagaimana melaksanakan pengajaran dan pembelajaran berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, serta melaporkan data akademik secara tepat waktu.” jelas Subhan.

    Kedua, memberikan penghargaan dan hukuman (reward and punishment). Perguruan tinggi menurut Subhan memang perlu mempunyai aturan dan memberikan reward bagi dosen atau unsur yang berprestasi, serta memberikan punishment bagi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

     

    Dalam kaitannya dengan PDDIKTI Awards, pelaksanaan aktivitas kuliah dan pelaporan tugas dan administrasinya, ditarget oleh Subhan agar selalu tepat waktu. Jika memenuhi target akan diberi hadiah, jika tidak memenuhi target, diberi hukuman.

    “Kita di Politeknik Negeri Fakfak menerapkan aturan dan memberikan reward bagi dosen atau komponen kampus yang melaksanakan kegiatan kampus dan melaporkan data tepat waktu. Itu sebagai motivasi. Selain itu, Politeknik Negeri Fakfak juga tidak segan-segan memberi punishment pada dosen maupun mahasiswa yang tidak taat,” lanjut Subhan.

    Ketiga, Politeknik Negeri Fakfak menggunakan teknologi terkini dan mumpuni. Dengan memanfaatkan teknologi, kampus terakselerasi untuk berkembang dan melakukan aktivitas akademiknya. Terlebih dunia saat ini akan menghadapi revolusi industri 4.0.

    Politeknik Negeri Fakfak, lanjut Subhan, tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi walaupun berada di Indonesia Timur. Prestasi PDDIKTI Awards ini, tak bisa dilepaskan dari komitmen yang kuat di Politeknik Negeri Fakfak dan penggunaan teknologi sistem akademik berbasis awan (Siakad-cloud). Karena berbasis awan, aktivitas akademik dan administrasi kampus terhubung secara otomatis dan bisa dilakukan mahasiswa dan dosen, kapan dan di mana saja. Termasuk ketika belajar dari rumah karena pandemi Covid-19 seperti saat ini.

    “Jadi jangan ragu-ragu menggunakan teknologi yang mumpuni dalam melakukan pengelolaan akademik di kampus. Politeknik Negeri Fakfak menggunakan sistem informasi akademik berbasis awan (Siakad-cloud) yang memiliki fitur sinkronisasi otomatis ke feeder PDDIKTI. Yang penting dalam menghadirkan pelayanan pendidikan tinggi, adalah komitmen dalam memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia luas di era revolusi industri 4.0 ini,” pungkas Subhan. (SP)

  • Yosep Titirlolobi Sah Pimpin DPD PA GMNI Papua Barat

    Yosep Titirlolobi Sah Pimpin DPD PA GMNI Papua Barat

    Sorong – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia DPD PA GMNI Papua Barat sah dipimpin oleh Yosep Titirlolobi, SH berdasarkan SK DPP PA GMNI Nomor : 030/SK/DPP/PA-GMNI/IX/2021 yang ditandatangan langsung oleh Ketua Umum DPP PA GMNI Dr. Ahmad Basarah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR-RI dan Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI Ir. Ugik Kurniadi.MT. (4/12/2021).

    Saat dihubungi oleh media ini via telpon, Yosep Titirlolobi mengatakan bahwa sebagai orang yang dikaderkan oleh almarhum Jimmy Demianus Ijie, SH saya siap menjalankan amanat ini karena ini adalah sebuah amanah.

    Saya akan lanjutkan gagasan brilian almarhum Bung Jimmy ijie, soal menjaga dan merawat sejarah bangsa ini Yang mana menurut almarhum Jimmy ijie semasa masih hidup bahwa menjaga bangsa ini harus dilakukan oleh kaum nasionalis yang berada di GMNI, ucap yosep.

    Oleh sebab itu kita tidak boleh berhenti dalam mengkaji sejarah bangsa sendiri sebagai bentuk menjaga kewaspadaan nasional dengan menghormati para leluhur yang mana semua demi keutuhan NKRI dan tentu NKRI sudah menjadi harga mati bagi bangsa ini ujar almarhum Jimmy ijie semasa masih hidup, ujar Yosep Titirlolobi yang juga pernah menjadi tenaga ahli almarhum Jimmy Demianus Ijie saat masih menjabat anggota DPR-RI

    Lanjut Yosep, GMNI adalah organisasi yang berideologi Marhaenisme dan didalam Marhaenisme ada Sosionalism e, Sosio demokrasi dan Ketuhanan tentu didalam Sosio demokrasi harus berpihak kepada rakyat sedangkan untuk Berketuhanan Yosep, mengatakan bagimana kita melaksanakan keberagamaan jangan sampai beragama itu sekedar retorika, dimana agama yang satu menindas agama yang lain karena beragama adalah berketurunan, ungkap Yosep yang juga menjabat sebagai direktur LBH Gerimis, terang yosep.

    Untuk itu demi menjaga etika antara senior dan junior di Tanah Papua, sebagai alumni yang masih junior saya sudah mengambil langkah menghubungi para senior alumni GMNI di tanah Papua yang lebih duluan ber GMNI dari saya, maka saya meminta ijin dan restu kepada para alumni sebelum berangkat menuju Kongres Persatuan Alumni GMNI dibandung Jawa Barat, mewakili DPD PA GMNI Papua Barat.

    Lanjut Yosep, setelah selesai Kongres PA GMNI Dibandung yang akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 Desember yang dibuka langsung oleh Presiden Jokowi, saya langsung gas pol untuk menyelenggarakan Konferda DPD PA GMNI Papua Barat untuk pertama kalinya, tetapi sebelum sampai di tahap Konferda saya akan mendata semua alumni GMNI di Tanah Papua dulu, mengingat alumni GMNI banyak sekali ditanah Papua yang belum terdata, semua ini kita lakukan agar para alumni GMNI bisa saling mengenal demi membesarkan GMNI di tanah Papua, ujar Yosep Titirlolobi yang juga berprofesi sebagai pengacara, (IrFan).

  • Noken Dalam Kesederhanaan Ini Bukan Akhir Dari Segalanya

    Noken Dalam Kesederhanaan Ini Bukan Akhir Dari Segalanya

    PERAYAAN HUT NOKEN SE-DUNIA KE-9 : 4 DESEMBER 2012 – 4 DESEMBER 21. 

    TEMA: PAKAI MASKER NOKEN MENGUSIR COVID-19. HIDUP BEBAS TANPA VIRUS KORONA.

    Perss Release, Majalahkribo.com – Salam satu noken. Noken itu Kita, Kita adalah Noken. Selamat merayakan hari ulang tahun noken warisan budaya takbenda yang ke-9 tahun. Noken Warisan Budaya Papua Pada hari ini (4 Desember 2021) masyarakat Papua tidak merayakan hari warisan budaya takbenda secara pantas. Penggagas Noken ke UNESCO mengamati, tidak meria dirayakan seperti pada saat penyelenggaraan PON (Pekan Olah Raga Nasional 1-15 Oktober 2021).

    Setiap perajin noken dan asesoris lain mama Papua hadir memeriahkan PON XX Papua 2021. Lalu mengapa? Pada Hari Noken UNESCO ke-sembilan ini, pemerintah Indonesia (pusat dan daerah seluruh tanah Papua) satu pun tidak merayakan HARI NOKEN SE-DUNIA tidak semeria PON XX PAPUA 2021. Ketika Hari Noken UNESCO, jatuh pada Sabtu 4 Desember 2021.

    Pusat pemerintahan kota/kabupaten dan provinsi se-tanah Papua tampak sunyi, tidak menghargai noken sebagai warisan budaya Papua. Pantas tidak merayakan tanpa keberpihakan terhadap perajin noken di tujuh wilayah adat Papua. Penggagas Noken Papua ke UNESCO mohon Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mohon segera menjelaskan kepada setiap perajin mama-mama noken yang berdiam diseluruh tanah Papua.

    Mengapa setiap pemerintahan daerah membisu ketika Presiden Jokowi ke Papua membeli noken? Pemerintah pusat dan daerah tidak memiliki keberpihakan untuk memeriahkan hari noken warisan kebudayaan dunia ini, mohon menjelaskan kepada publik. Karena Sabtu ini memperingati HUT yang ke-sembilan tahun. Yayasan Noken Papua sebagai lembaga warisan budaya takbenda di tanah Papua pun tidak pernah dihargai semestinya.

    Kita memperingati hari ulang tahun noken dalam kesederhanaan ini bukan akhir dari segalanya. Pakai noken kita mengusir korona, karena kita adalah noken. Kita merayakan hari noken Papua, karena noken UNESCO telah dalam daftar yang “Membutuhkan Perlindungan Mendesak”, pasal 17 Konvensi 2003. Noken ini saya, saya adalah noken. Saya manusia yang melawan virus korona dengan taat pakai masker noken, karena virus korona menyebar kemana-mana sejak 2019.

    Pesan ilmu noken kepada badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) yang tengah mendalami dampak potensial varian virus corona omicron terhadap vaksin covid-19. Tema perayaan pun mengangkat sesuaikan dengan kondisi hari ini. Terutama manusia Papua harus taat pakai masker noken mengusir covid-19. Untuk hidup bebas tanpa virus korona. Adalah Noken UNESCO (United Nations Educational, Scientifis and Cultureal Organization) atau organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan perserikatan bangsa-bangsa. Sebagai noken multifungsi rajutan atau anyaman kerajinan tangan masyarakat Papua.

    Tema hari noken memiliki makna yang terkandung didalamnya adalah noken melindungi masyarakat Papua. Noken sebagai rahim kedua dalam kehidupan sehari-hari. Noken adalah identitas orang asli Papua (OAP). Dengan identitas OAP bisa melindungi diri dan siap menghadapi perkembangan dunia yang cepat berubah ini. Noken kini sudah dikenal dunia sebagai warisan budaya takbenda dunia khas Papua. Presiden Indonesia Jokowi beli dua noken dari mama Papua di pinggir jalan. Satu noken kalungkan di leher dan satunya di pundak pada 1 Oktober 2021.

    Apa pesan filosofis noken, kalau pak Jokowi gantungkan noken di tubuhnya termasuk juga gantungkan semua persoalan yang terjadi di tanah Papua sebagai tanggung jawabnya. Semoga tidak dillihat hanya sebatas cenderamata, tapi bagaimana pengakuan akan kearifan lokal OAP itu penting.

    Mendalami nilai, makna, fungsi filosofis noken dalam pemerintahannya tanpa (1) mengizinkan badan usaha berinvestasi diatas tanah hak ulayat masyarakat adat telah terbukti meniadakan keragaman hayati, kebiasaan hidup rakyat terancam; (2) merestui terdegradasinya kearifan lokal, nasional, internasional noken ketika mulai membabat bahan pohon noken atas nama pemerintah melalui perusahan kelapa sawit, kayu, mineral tabang tanpa mendukung noken warisan budaya Papua; (3) perubahan hutan paru-paru bumi di tanah Papua terus berubah secara sadar, sengaja pelanggaran hak asasi manusia pun terus terjadi tanpa solusi damai; (4) hutan tropis Papua mesti selamatkan tanpa menjadikan projek pemusnahan kehidupan ekologis noken kehidupan di tanah Papua; (5) manusia berperan utama selamatkan kehidupan dirinya dan alam semesta-Nya tanpa obyekkan manusia Papua dengan tujuan sesatkannya, difasilitasi atau sebaliknya untuk menciptakan atau mengundang masalah baru, seperti pemekaran wilayah dari terkecil hingga provinsi akan dapat menambah beban masalah bagi tanah Papua; (6) Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di peta tujuh wilayah adat Papua hanyalah menjadi masalah baru karena sudah ditetapkan dalam konservasi noken warisan budaya takbenda oleh UNESCO pada tanggal 4 Desember 2012.

    Teater global kini semua orang menjadi pemain dalam drama kehidupan global yang membuat dunia menciut, jarak mengerut, ruang dan waktu lenyap. Menghadapi teater global yang diperankannya pada masa kini, kita harus melindungi diri kita dengan memakai noken dan menaati protokol kesehatan. Noken dalam daftar yang membutuhkan perlindungan mendesak. Karena sedang dalam kepunahan sehingga terhindar dari virus yang mematikan itu. Noken sebagai kearifan lokal masyarakat Papua, hadir untuk melindungi warganya. Noken itu kita, Kita adalah Noken. Salam Noken Membutuhkan Perlindungan Mendesak

    Papua, 4 Desember 2021

    Titus Pekei, SH. M.Si

    (Penggagas Noken ke UNESCO)

     

  • Dilaunching Bupati, Lion Air Resmi Melayani Penerbangan Setiap Hari 

    Dilaunching Bupati, Lion Air Resmi Melayani Penerbangan Setiap Hari 

    Baik, Majalahkribo.com – Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd melaunching penerbangan perdana maskapai Lion Air 737 – 800 Boeing di VIP Room Bandara Frans Kaisipo Biak, Minggu, (05/12/2021).

    Dengan launching itu, maka kini Peswat Lion Air sudah kembali melayani penerbangan setiap hari dengan rute Makkasar – Biak, Biak – Makassar, Biak – Jayapura dan Jayapura- Biak.

    Bupati Herry Ario Naap menyambut baik dan mengapresiasi managemen Lion Air Group yang bersedia membuka rute penerbangannya di Biak. Dengan tambahan penerbangan maskapai Lion Air di Biak diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan datang atau bepergian dari Biak ke sejumlah daerah tujuan.

     

    “Komunikasi dengan maskapai penerbangan untuk membuka rute ke Biak terus dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, tentu ini dilakukan dalam rangka membantu masyarakat terkait dengan sarana trasportasi udara, apalagi menjelang liburan Natal dan tahun baru, dan saat ini telah hadir Lion Air,” ujar Bupati setelah melaunching pernerbangan Lion Air di Biak.

    Baca Juga: Bupati Meminta Agar Petani Melenia Harus di Dukung

    Selain itu, lanjut Bupati, kehadiran maspakai Lion Air di Biak juga akan membantu pemerintah daerah dalam melakukan upaya-upaya percepatan pembangunan, termasuk dalam dibidang pengembangan sektor wisata dan invetasi ataupun sektor swasta.

    “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Biak Numfor kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada managemen Lion Air Group yang telah bersedia membuka rute penerbangannya di Biak,” tukasnya.

    Sekedar diketahui, launching penerbangan dengan rute Biak itu dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM, jajaran pejabat eselon II dan jajaran dari managemen Lion Air Group.(Hms)

  • Menko Polhukam: Kasus HAM Berat Paniai Segera Dibawa ke Pengadilan

    Menko Polhukam: Kasus HAM Berat Paniai Segera Dibawa ke Pengadilan

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan komitmen pemerintah menuntaskan kasus-kasus HAM berat. Kasus Paniai Papua yang mulai dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Agung diproses sesuai undang-undang dan segera dibawa ke pengadilan.

    “Jadi ini (kasus Paniai) nanti akan proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kasus ini adalah kasus yang diumumkan baru tahun kemarin oleh Komnas HAM dan kita langsung ditindaklanjuti untuk segera dibawa ke pengadilan,” kata Mahfud dalam pernyataan pers, Sabtu (4/12).

    Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melalui keputusannya mengumumkan penyidikan dan pembentukan tim penyidik kasus pelanggaran HAM berat Paniai. Tim terdiri dari 22 jaksa senior yang diketuai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono.

    Mahfud MD menjamin dalam pengusutan kasus HAM pemerintah berpegangan pada undang-undang. Pemerintah mengikuti Komnas HAM terkait penentuan kasus yang dikategorikan sebagai pelanggaran HAM berat.

    “Kita dalam melaksanakan kasus pelanggaran HAM berat yang direkomendasikan oleh Komnas HAM itu akan berpegangan pada undang-undang yaitu satu, kualifikasi suatu pelanggaran itu adalah pelanggaran HAM berat hanya ditetapkan dan diputuskan oleh Komnas HAM,” ucap Mahfud.

    Yang kedua, imbuh Mahfud, kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi sebelum keluarnya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM diserahkan ke DPR agar dianalisis terkait kecukupan buktinya untuk dibawa ke pengadilan.

    Baca Juga: DPW PRIMA Papua Desak Polres Merauke Segera Bebaskan Mama Paulina Dan Kelompoknya

    “Lalu kasus pelanggaran HAM yang terjadi sesudah keluarnya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 itu ditangani dan dianalisis serta di follow up oleh Kejaksaan Agung dengan berkoordinasi tentu saja dengan Komnas HAM,” ujarnya.

    ® Ronaldo Letsoin

  • Sambut Bulan Penuh Kasih, Ketua MUI Papua Ajak Warga Papua Jaga Kamtibmas

    Sambut Bulan Penuh Kasih, Ketua MUI Papua Ajak Warga Papua Jaga Kamtibmas

    JAYAPURA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua, KH Syaiful Islam Al Payage mengajak semua umat beragama agar menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

    “Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaga, karena keamanan adalah yang paling utama. Jika situasi aman, maka masyarakat dapat beraktivitas normal seperti biasa,” ujar Syaiful Islam Al Payage dalam keterangannya, Kamis (02/12/2021).

    Baca Juga: Kapolres Nabire Ingatkan Warga Tidak Percaya Berita Hoax

    “Oleh karena itu dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua, dari hati yang paling dalam mengajak kepada semua elemen mari kita menjaga masyarakat,” lanjutnya.

    Syaiful Islam Payage juga mengimbau kepada masyarakat agar setiap informasi yang sifatnya negatif untuk terlebih dahulu dicari kebenaran.

    Baca Juga: Keluarga Korban Penembakan Oleh Oknum Brimob Datangi Kantor Otonom

    Mengingat saat ini informasi yang tersebar melalui media sosial sangat berpengaruh dalam situasi Kamtibmas di Tanah Papua.

    Nonton Video: Imam Masjid di Fakfak Pimpin Rombongan Melakukan Pengecoran Gereja

    “Saya ajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras karena merupakan faktor utama kecelakaan dan perbuatan kriminal di Tanah Papua,” pungkasnya.