Share

Fakfak, majalahkribo.com — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik Kokas tahun 2026 berlangsung dengan penuh antusias dari masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, berbagai usulan disampaikan langsung oleh warga, mulai dari persoalan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan tenaga medis. Musrenbang ini menjadi forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang diharapkan dapat masuk dalam program prioritas pembangunan pemerintah daerah.

Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan dalam Musrenbang adalah kondisi akses jalan Fakfak–Kokas, khususnya pada ruas jalan Kayu menuju Kokas. Masyarakat menilai kondisi jalan tersebut masih membutuhkan perhatian serius karena menjadi jalur utama penghubung antara Distrik Kokas dengan pusat kota Fakfak. Warga menyampaikan bahwa kerusakan jalan sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi, transportasi, serta pelayanan pemerintahan dan kesehatan.

Menurut masyarakat, perbaikan jalan Fakfak–Kokas perlu menjadi prioritas karena selama ini warga sering mengalami kesulitan saat melakukan perjalanan, terutama ketika cuaca buruk. Selain menghambat mobilitas masyarakat, kondisi jalan juga menyulitkan kendaraan pengangkut hasil kebun dan kebutuhan pokok yang masuk ke wilayah Kokas.

Selain persoalan infrastruktur, bidang kesehatan juga menjadi sorotan utama dalam Musrenbang tersebut. Masyarakat menyampaikan bahwa salah satu kendala yang sering terjadi di Distrik Kokas adalah kekurangan sopir ambulans. Keberadaan sopir ambulans dinilai sangat penting untuk menunjang pelayanan kesehatan, terutama ketika pasien harus dirujuk dari Puskesmas Kokas ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Fakfak.

Warga mengungkapkan bahwa dalam beberapa kejadian, ambulans tidak dapat digunakan karena tidak adanya sopir yang bertugas. Kondisi ini menyebabkan proses rujukan pasien menjadi terlambat dan menyulitkan keluarga pasien, terutama dalam keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Masyarakat juga meminta agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Distrik Kokas dapat ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga kesehatan. Warga berharap pemerintah daerah dapat menambah tenaga medis, melengkapi peralatan kesehatan, serta memastikan pelayanan di puskesmas berjalan dengan baik sehingga tidak semua pasien harus dirujuk ke rumah sakit di kota.

Tidak hanya di tingkat puskesmas, masyarakat juga menyoroti pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Fakfak. Sebagai rumah sakit rujukan utama, warga menilai masih diperlukan penambahan tenaga dokter serta peningkatan fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.

Warga dari distrik-distrik, termasuk Distrik Kokas, sangat bergantung pada RSUD Fakfak ketika membutuhkan penanganan medis lanjutan. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit, sehingga pasien yang datang dari wilayah jauh tetap mendapatkan pelayanan yang cepat dan baik.

Melalui forum Musrenbang tingkat distrik ini, masyarakat berharap seluruh usulan yang telah disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Warga meminta agar pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan kesehatan dapat menjadi prioritas dalam program kerja tahun anggaran mendatang.

Musrenbang Distrik Kokas diharapkan menjadi langkah awal untuk menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga di seluruh wilayah distrik.

Comments are closed.