Fakfak, majalahkribo.com – Menjelang perayaan bersejarah 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Kepolisian Resor (Polres) Fakfak mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan perayaan berjalan dengan damai dan lancar di wilayah Kabupaten Fakfak, Minggu (18/5/2026).
Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, S.E., M.H., menyampaikan bahwa momentum besar tersebut bukan hanya milik umat Katolik, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah keberagaman di Tanah Papua yang harus dihormati bersama.
Dengan semangat “Satu Tungku Tiga Batu”, Kapolres menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan kerukunan antarumat beragama sebagai kunci utama suksesnya perayaan tersebut.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan sikap toleransi dan menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu negatif, hoaks, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial.
Kapolres juga mengingatkan warga agar menjauhi konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Mari kita sukseskan Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua dengan penuh kedamaian, persaudaraan, dan semangat kebersamaan,” ujar AKBP Hendriyana.
Mengingat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat, terutama melalui jalur laut, Polres Fakfak turut memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan perjalanan. Personel kepolisian akan disiagakan di sejumlah titik strategis guna memberikan rasa aman kepada peserta maupun masyarakat umum.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau menemukan hal-hal mencurigakan, Polres Fakfak menyediakan layanan pengaduan melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.
Dengan semangat “Melindungi, Mengayomi, dan Melayani”, Polres Fakfak berharap perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua menjadi bukti nyata bahwa keberagaman adalah kekuatan yang mempersatukan masyarakat Papua.