Share

Maybrat, majalahkribo.com– Perayaan misa Paskah yang dimaknai sebagai puncak iman kristiani atas kebangkitan Yesus Kristus yang membawa harapan baru, kasih, dan kemenangan atas maut berlangsung khidmat di Gereja Katolik Stasi Santa Monika Bori, Minggu (5/4/2026).

Misa dipimpin oleh Pastor Emanuel Bofitkamon Air, OSA, yang dalam homili Kudusnya mengajak umat untuk meneladani para saksi kebangkitan Kristus seperti Simon Petrus, Yohanes, dan Maria Magdalena.

Dalam refleksinya, Pastor Emanuel menekankan pentingnya keberanian dan ketulusan dalam menjadi saksi iman di tengah kehidupan sehari-hari.

“Kita belajar dari Simon Petrus dan Yohanes yang menjadi inspirasi bagi kita untuk menjadi saksi Kristus. Begitu juga Maria Magdalena yang dengan kepolosan dan keberaniannya pergi ke makam Yesus,” ungkap Pastor Emanuel dalam homilinya.

Ia juga mengajak umat untuk mengutamakan hal-hal yang baik dan benar serta menghadirkan kesaksian iman melalui tindakan nyata terhadap sesama.

“Kesaksian itu bukan sekadar kata-kata, tetapi bagaimana kita sebagai manusia saling mengunjungi, membantu saudara-saudari yang sedang susah, sakit, atau menderita,” lanjutnya.

Menurut Pastor Emanuel, teladan utama dalam memberikan kesaksian adalah Yesus Kristus sendiri yang menunjukkan kasih setia-Nya melalui wafat dan kebangkitan.

“Tokoh paling utama yang memberikan kesaksian bagi kita adalah Yesus sendiri. Betapa baiknya Tuhan, betapa besar kasih setia-Nya, Ia wafat dan bangkit demi menebus dosa kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, umat diajak untuk terus belajar dari ketiga tokoh tersebut dan mensyukuri kehadiran Yesus sebagai sumber keselamatan.

“Kita bersyukur karena Tuhan Yesus adalah sumber keselamatan bagi kita. Dari Petrus, Yohanes, dan Maria Magdalena, kita belajar menjadi saksi yang hidup,” katanya.

Sementara itu, perwakilan intelektual empat kampung di Bori Raya, Paskalis Kosamah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelayanan Pastor selama memimpin perayaan Paskah di wilayah tersebut.

“Atas nama umat, kami menyampaikan terima kasih kepada Pastor Emanuel yang telah memimpin seluruh rangkaian perayaan Paskah di Bori dengan penuh dedikasi,” tuturnya.

Ia juga mengajak umat untuk terus membangun kepercayaan kepada Tuhan serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan menggereja.

“Segala urusan di Stasi Santa Monika Bori adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga koordinasi dan kebersamaan ke depan, meskipun ada sedikit perbedaan pendapat atau miskomunikasi,” ujarnya.

Paskalis turut menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kekompakan umat dalam setiap perayaan liturgi.

“Kedepan kita perlu lebih kompak, termasuk dalam menempati bangku dan menjaga suasana gereja tetap hidup. Kita juga harus lebih konsisten dalam hal ketepatan waktu,” tambahnya.

Ia berharap perayaan ke depan dapat semakin baik dengan dukungan penuh dari seluruh umat kepada pengurus gereja.

“Kita harus terus meningkatkan kualitas perayaan setiap tahun dan mendukung ketua dewan stasi beserta seluruh pengurusnya,” katanya.

Menutup sambutannya, Paskalis menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh umat.

“Atas nama umat, saya mengucapkan selamat Paskah kepada seluruh umat di Bori dan di mana saja berada,” ucapnya.

Ketua Dewan Stasi Santa Monika Bori, Herman Fatie, juga menyampaikan terima kasih kepada Pastor Emanuel serta seluruh petugas liturgi yang telah berperan dalam menyukseskan perayaan misa.

Pewarta: Charles Fatie

About Author

Comments are closed.