Share

Maybrat, majalahkribo.com – Majelis Rakyat Papua Papua Barat Daya (MRP-PBD) melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, pada Kamis (2/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sembako dan obat-obatan kepada warga terdampak konflik, sekaligus memberikan dukungan moral menjelang perayaan Paskah.

Kegiatan ini merupakan inisiatif anggota MRP-PBD asal Maybrat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat pasca insiden penyerangan di Pos Satgas TNI AL oleh kelompok TPNPB pada 15 Maret 2026 lalu yang menewaskan dua prajurit.

Rombongan MRP-PBD yang hadir dipimpin Ketua MRP Papua Barat Daya, Alfons Kambu, didampingi sejumlah anggota, di antaranya Albertina Kambuaya, Agus Jitmau, Lince Atanay, Dorce Kambu, dan Demas Ijie. Turut hadir pula Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maybrat Magdalena Tenau, Kepala Distrik Aifat Selatan Roland Sowe, serta masyarakat setempat.

Ketua MRP Papua Barat Daya, Alfons Kambu, mengatakan kehadiran mereka merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap kondisi warga yang masih mengalami trauma dan keterbatasan aktivitas.

“Kami hadir untuk memberi sentuhan kemanusiaan. Bantuan ini tidak dilihat dari jumlahnya, tetapi dari ketulusan hati untuk berbagi kasih di momen Paskah, sekaligus menyatu dengan perasaan masyarakat yang sedang cemas,” ujar Alfons Kambu.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah terkait situasi keamanan di wilayah tersebut.

“Kami berharap masyarakat tetap berada di kampung, mengikuti arahan pemerintah sampai kondisi dinyatakan benar-benar aman. Semua kebutuhan masyarakat menjadi perhatian bersama,” katanya.

Selain itu, Alfons mengajak masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dalam menghadapi situasi sulit yang terjadi.
“Mari kita melihat Tuhan dalam setiap peristiwa ini. Paskah menjadi momentum untuk memperkuat iman dan pengharapan,” ujarnya.

MRP-PBD juga berencana kembali melakukan kunjungan lanjutan untuk menghimpun aspirasi masyarakat dari wilayah Aifat Timur Raya dan Aifat Selatan Raya, guna memetakan persoalan sosial, budaya, dan pembangunan di daerah tersebut.

Di sisi lain, pemerintah daerah Maybrat menyampaikan apresiasi atas kepedulian MRP-PBD. Perwakilan pemerintah daerah, Melianus Saa, menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat terdampak konflik.

“Kami berterima kasih atas kehadiran MRP-PBD yang telah membantu pemerintah daerah dan memberikan perhatian langsung kepada masyarakat di Kampung Sory,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kampung Sory, Yoram Yaam, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut masyarakat tetap bertahan di kampung sejak peristiwa penyerangan terjadi.

“Kami tidak ke mana-mana, tetap tinggal di kampung. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Saat ini kebutuhan paling mendesak adalah penerangan di kampung,” ungkapnya.

MRP-PBD juga mengingatkan pentingnya keberlangsungan pendidikan di tengah situasi yang ada. Para guru dan siswa diimbau kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar setelah perayaan Paskah.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Kampung Sory sekaligus memperkuat sinergi antara MRP-PBD, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga stabilitas serta mendorong pembangunan di wilayah Maybrat.

Pewarta: Charles Fatie

About Author

Comments are closed.