Share

Maybrat, majalahkribo.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Maybrat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Perpustakaan bagi tenaga pengelola perpustakaan Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Maybrat Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Maybrat, Selasa (26/5/2026).

Bimtek dibuka secara resmi oleh Bupati Maybrat yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Setda Maybrat, Elimas Howay, SE. Kegiatan berlangsung satu hari penuh dan diikuti antusias oleh para tenaga pengelola perpustakaan SD dari seluruh wilayah Kabupaten Maybrat.

Dalam sambutannya, Elimas Howay menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Maybrat atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah sesuai standar nasional.

“Perpustakaan sekolah dasar memiliki peranan sangat penting dalam mendukung proses pendidikan dan peningkatan budaya literasi anak-anak kita. Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat belajar, pusat informasi, dan ruang pengembangan kreativitas peserta didik,” ujar Elimas.

Ia menegaskan tenaga pengelola perpustakaan harus memiliki kemampuan dan keterampilan memadai, mulai dari pengelolaan koleksi, pelayanan perpustakaan, administrasi, penataan buku, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan perpustakaan.

“Melalui kegiatan Bimtek ini saya berharap seluruh peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang nantinya dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Pemerintah Kabupaten Maybrat terus berkomitmen mendukung pengembangan perpustakaan sekolah dasar sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan di daerah ini,” katanya.

Elimas juga mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pengelola perpustakaan untuk bersama-sama membangun budaya membaca sejak dini bagi anak-anak di Kabupaten Maybrat.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah dasar di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Maybrat, Nelce Duwit, mengatakan perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana penting dalam mendukung proses pembelajaran dan peningkatan budaya literasi peserta didik.

“Pengelolaan perpustakaan sekolah harus mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan agar mampu memberikan layanan informasi dan bahan bacaan yang efektif, menarik, dan bermanfaat bagi warga sekolah,” ujar Nelce.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kemampuan peserta dalam mengelola perpustakaan sekolah sesuai standar nasional.

Nelce mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap hadir mengikuti kegiatan meski berada dalam masa libur sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi para pengelola perpustakaan sekolah yang hari ini tetap hadir dengan penuh semangat untuk belajar, menambah pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam melaksanakan tugas di bidang perpustakaan sekolah,” katanya.

Ia menjelaskan materi dalam kegiatan lebih banyak difokuskan pada simulasi praktik pengelolaan perpustakaan agar peserta dapat langsung menerapkannya di sekolah masing-masing.
“Hari ini kita lebih banyak melakukan simulasi agar setelah kembali ke sekolah, peserta bisa langsung menerapkan pengelolaan perpustakaan yang baik di wilayahnya masing-masing,” ungkap Nelce.

Selain itu, pihaknya juga menemukan masih banyak gedung perpustakaan sekolah yang belum dimanfaatkan sesuai fungsi.
“Kami menemukan masih ada gedung perpustakaan yang digunakan sebagai kantor maupun gudang. Ini menjadi perhatian bersama agar sarana perpustakaan yang sudah disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima sejumlah materi meliputi kebijakan pengembangan perpustakaan sekolah, standar nasional perpustakaan sekolah dasar, serta pengelolaan koleksi buku.

Bimtek menghadirkan tiga narasumber, salah satunya pustakawan nasional Republik Indonesia yang bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sorong. Selain itu, narasumber dari Dinas Pendidikan turut menyampaikan materi terkait regulasi dan kebijakan pemerintah mengenai perpustakaan sekolah berbasis standar nasional.

Pewarta: Charles Fatie

About Author

Comments are closed.