FAKFAK, majalahkribo.com – Suasana meriah mewarnai hari ketiga Karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Fakfak. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak, yang tampil dengan misi edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Dalam karnaval tersebut, tim RSUD Fakfak tidak hanya menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan, tetapi juga mengampanyekan program Pengobatan Gratis, program prioritas Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbikendik.
“Jadi masyarakat Fakfak sekarang sudah bisa merasakan program kesehatan gratis dari pemerintah daerah,” demikian kampanye tim RSUD Fakfak di depan panggung terbuka.
Usai kampanye kesehatan Gratis, Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbikendik turut menyampaikan alasan pentingnya program kesehatan gratis tersebut. Ia menuturkan pengalaman pahit yang pernah terjadi di masa lalu, ketika seorang ibu melahirkan tidak bisa membawa pulang bayinya karena biaya persalinan tak mampu dibayar.
“Kasihan, anak yang tidak bersalah harus dijadikan jaminan, sementara ibunya pulang dengan hati sedih,” ungkap Donatus, yang juga alumni SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak.
Menurutnya, pengalaman seperti itu tidak boleh terulang. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Fakfak.
Program Kesehatan Masyarakat Gratis (PKMG) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Fakfak meliputi;
Direktur RSUD Fakfak, dr. Karyani Kastela, menegaskan pihaknya telah menjalankan program ini bersama seluruh jajaran rumah sakit.
“Pasien rawat inap kelas 3 mendapat layanan tanpa biaya, sementara dua penjaga pasien memperoleh makan gratis. Program ini berlaku untuk semua masyarakat, baik yang punya BPJS maupun yang belum terdaftar,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada Majalahkribo.com pada Rabu, 20 Agustus Malam.
Program kesehatan gratis ini disambut positif oleh masyarakat Fakfak karena mampu meringankan beban biaya perawatan. Bupati Samaun Dahlan menekankan, kebijakan ini merupakan bagian dari visi Fakfak Sehat, sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah.
Pemerintah juga berkomitmen menambah dokter spesialis, meningkatkan fasilitas kesehatan, serta memperhatikan kesejahteraan tenaga medis agar pelayanan semakin optimal.