Share

Maybrat,majalahkribo.com – Pertandingan bola voli dalam rangka perayaan HUT ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi berlangsung meriah dan penuh sportivitas. Laga yang mempertemukan Lingkungan Fransiskus Xaverius Ayawasi Selatan melawan Stasi Monika Bori dipimpin langsung wasit nasional, Stevanus Kocu, putra asli Ayawasi, Kamis (12/3/2026).

Sebagai wasit yang memimpin pertandingan, Stevanus Kocu menegaskan, peran wasit harus netral dan tidak memihak kepada tim mana pun selama pertandingan berlangsung.

“Tadi kan sementara pertandingan berlangsung, saya sebagai wasit tidak bisa memihak siapa yang terkuat. Kita lihat hasil akhir pertandingan dulu, baru saya bisa memberikan komentar,” ujarnya.

Menurutnya, pertandingan yang digelar dalam rangka perayaan HUT paroki tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah kebersamaan masyarakat. Ia mengapresiasi sikap penonton dan para suporter yang menunjukkan sportivitas tinggi selama pertandingan berlangsung.

“Yang saya respon itu penonton dan suporternya yang luar biasa. Mereka sangat sportif, fair play, dengan semangat yang tinggi. Sportivitas dari kedua tim juga sangat baik, baik dari Bori Raya maupun tim Ayawasi Selatan,” katanya.

Stevanus juga membenarkan bahwa dirinya merupakan wasit nasional bola voli yang telah mengantongi lisensi resmi. Ia menceritakan bahwa sertifikasi tersebut diperolehnya melalui penataran wasit nasional di Palembang bersama sejumlah rekan dari Sulawesi Selatan.

“Benar, saya wasit nasional. Waktu itu bersama almarhum Iven Frasawi dan beberapa teman dari Sulawesi Selatan kami mengikuti sertifikasi wasit nasional di Palembang,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesempatan mengikuti kursus tersebut diperoleh saat dirinya masih aktif sebagai pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) di Sulawesi Selatan. Saat itu, pemerintah daerah memberikan dukungan pembiayaan bagi tujuh orang peserta untuk mengikuti pelatihan.

“Waktu saya pengurus bola voli PBVSI di Sulawesi Selatan, kami diusulkan ke pemerintah daerah. Pemerintah daerah membiayai tujuh orang untuk mengikuti penataran atau kursus wasit nasional di Palembang,” ungkapnya.

Saat ini, Stevanus Kocu juga berperan sebagai koordinator PBVSI Papua Barat Daya di Kabupaten Maybrat untuk cabang olahraga bola voli. Ia berharap ke depan ada dukungan dari pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan untuk meningkatkan kualitas wasit di daerah.

“Harapan saya ada dukungan dari KNPI, KONI, maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat agar ada program pelatihan wasit, baik wasit daerah maupun wasit nasional,” tuturnya.

Ia juga mengajak generasi muda dan para pecinta bola voli di Kabupaten Maybrat untuk mengikuti pelatihan wasit yang nantinya akan digelar oleh PBVSI.

“Kalau wasit daerah sudah terbentuk, baru kita tingkatkan ke wasit nasional. Penataran wasit daerah itu sebenarnya bisa kita laksanakan di Maybrat,” kata Stevanus.

Pertandingan voli dalam rangka HUT ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi tersebut menjadi salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme besar dari masyarakat, sekaligus mempererat persaudaraan antar lingkungan dan stasi di wilayah paroki.

Pewarta: Charles Fatie

About Author

Comments are closed.