Maybrat, majalahkribo.com — Maskapai Susi Air kembali membuka penerbangan perdana subsidi angkutan udara penumpang perintis Tahun Anggaran 2026 di Bandara Kambuaya, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Kamis (8/1/2026).
Pembukaan rute ini menjadi angin segar bagi masyarakat setelah layanan penerbangan perintis sempat terhenti sejak 2018 atau selama sekitar tujuh tahun.
Penerbangan perintis tersebut melayani dua rute, yakni Sorong–Kambuaya pulang-pergi (PP) yang kembali diaktifkan, serta rute Kambuaya–Bintuni PP yang untuk pertama kalinya dibuka. Selama masa terhentinya penerbangan, masyarakat Maybrat dan sekitarnya hanya mengandalkan transportasi darat dengan waktu tempuh yang relatif lama.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maybrat, Simson George Naa, turut merasakan langsung penerbangan perdana dari Sorong menuju Kambuaya menggunakan pesawat Susi Air. Ia menyampaikan, terealisasinya penerbangan perintis ini merupakan hasil dari proses panjang serta upaya dan koordinasi lintas sektor, termasuk lobi intensif yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Maybrat.
“Pada hari ini, Kamis 8 Januari 2026, kami dari Dinas Perhubungan Kabupaten Maybrat bersama UPBU Kelas III Bandara Kambuaya secara resmi menerima pembukaan rute penerbangan perintis baru, yaitu Kambuaya–Sorong PP dan Bintuni–Kambuaya PP. Ini melalui proses perjuangan yang panjang hingga akhirnya dapat terealisasi di tahun 2026,” ujar Simson di Bandara Kambuaya.
Ia menjelaskan, kehadiran penerbangan perintis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan daerah, khususnya dari sektor perhubungan, serta memberikan alternatif moda transportasi yang murah, cepat, dan efisien bagi masyarakat.
“Kami berharap rute penerbangan ini dapat terus bertahan di tahun-tahun mendatang. Namun tentu akan dievaluasi di akhir tahun dan sangat bergantung pada tingkat permintaan atau jumlah penumpang. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Maybrat untuk memberikan dukungan dengan memanfaatkan layanan penerbangan ini,” tambahnya
Antusiasme masyarakat terlihat jelas pada penerbangan perdana tersebut. Sejumlah penumpang mengaku bersyukur dengan dibukanya rute Kambuaya–Bintuni yang untuk pertama kalinya tersedia, karena dinilai sangat membantu akses perjalanan antarwilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Seperti diketahui, Penerbangan perintis Susi Air untuk rute Sorong–Kambuaya PP maupun Kambuaya–Bintuni PP dijadwalkan beroperasi satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Kamis.
Dengan kembali beroperasinya penerbangan perintis ini, Bandara Kambuaya diharapkan semakin berperan sebagai simpul konektivitas udara yang mempercepat mobilitas masyarakat serta mendukung pembangunan di Kabupaten Maybrat dan wilayah sekitarnya.
Pewarta: Charles Fatie