Maybrat, majalahkribo.com – Wajah mama-mama penjual di Pasar Kumurkek tampak sumringah saat Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, memborong dagangan mereka pada Senin, (5/1/2025). Kehadiran Sekda di tengah aktivitas pasar tradisional tersebut menjadi perhatian warga, sekaligus membawa dampak positif bagi pelaku ekonomi kecil di awal tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Maybrat membelanjakan berbagai hasil pertanian dan perkebunan lokal yang dijajakan mama-mama penjual. Dagangan yang diborong meliputi sayur-mayur, ubi-ubian, cabai, buah-buahan, hingga aneka hasil kebun lainnya yang merupakan sumber penghidupan utama para penjual di pasar.
Seluruh barang dagangan yang telah dibeli tersebut tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga langsung dibagikan kembali kepada masyarakat yang berada di sekitar Pasar Kumurkek. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Tidak sekadar melakukan transaksi jual beli, Sekda Maybrat juga tampak aktif berinteraksi dan berdialog langsung dengan mama-mama penjual. Ia menyapa satu per satu pedagang, menanyakan kondisi usaha mereka, serta menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru secara langsung di tengah suasana pasar yang penuh keakraban.
Sekda Maybrat Ferdinandus Taa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan perhatian nyata kepada pelaku ekonomi kecil, khususnya mama-mama penjual di pasar tradisional.
“Kita ingin pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mama-mama penjual ini adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Dengan belanja langsung seperti ini, kita berharap bisa membantu mereka, terutama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi di awal tahun,” ujar Sekda.
Ia menegaskan, kegiatan berbelanja hasil jualan mama-mama pasar bukanlah kegiatan sesaat, melainkan telah menjadi rutinitas yang dilakukannya secara berkelanjutan. Tidak hanya di Pasar Kumurkek, aksi serupa juga kerap dilakukan di berbagai distrik dan wilayah lain di Kabupaten Maybrat.
Menurut Sekda, pasar tradisional merupakan ruang ekonomi rakyat yang perlu terus mendapat perhatian dan dukungan. Melalui langkah-langkah sederhana namun menyentuh langsung masyarakat, diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Aksi kepedulian sosial Sekda Maybrat tersebut turut menarik perhatian warga yang beraktivitas di sekitar pasar. Sejumlah masyarakat tampak berkerumun menyaksikan kegiatan tersebut, yang berlangsung dengan tertib dan penuh suasana kekeluargaan.
Pewarta: Charles Fatie