Share

Maybrat, majalahkribo.com – Pemerintah Maybrat melalui Sekda Ferdinandus Taa secara resmi membuka turnamen bola voli putra–putri dan gawang mini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi, Senin (2/3/2026).

Pembukaan yang berlangsung meriah di lapangan paroki itu disambut antusias umat dan peserta pertandingan.

Dalam sambutannya, Sekda Maybrat Ferdinandus Taa menegaskan bahwa usia 70 tahun merupakan momentum penting bagi pertumbuhan iman umat.
“HUT ke-70 ini usianya sangat besar, jadi iman kita juga harus terus tumbuh seiring perjalanan 70 tahun paroki ini,” ujarnya.

Ferdinandus mengajak seluruh umat menjaga kekompakan dan persaudaraan selama kompetisi akan berlangsung. “Kalau bisa umat di Paroki Ayawasi harus tampil beda dan kompak dalam menjaga persaudaraan. Jangan lihat siapa yang juara atau tidak, tetapi lihat nilai kebersamaan dan syukuri itu,” tegasnya.

Sekda turut mengingatkan pesan Pastor Anton Tromp yang pernah menyebut Paroki Ayawasi sebagai paroki terbesar dengan jumlah stasi terbanyak.

“Paroki Ayawasi adalah paroki terbesar dengan stasi terbanyak yang patut dihormati. Karena itu, nikmat Tuhan ini harus kita syukuri dan Ayawasi harus kita bangun sebaik mungkin sebagai pusat paroki,” katanya.

Lebih jauh, Ia juga mengapresiasi kekompakan Orang Muda Katolik (OMK) paroki setempat yang dinilainya mulai solid. “Saya mengikuti grup WA anak-anak muda paroki ini, saya lihat mereka sudah mulai kompak. Mari umat semua mendukung setiap program, baik di stasi maupun lingkungan,” tambahnya.


Terkait pelaksanaan pertandingan, Sekda berpesan agar sportivitas tetap dijaga. “Pertandingan yang akan berjalan nanti jangan sampai saling marah di lapangan. Dukung setiap keputusan wasit. Pemerintah tetap mendukung kegiatan ini, dan kami berharap peserta serta panitia tetap semangat,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Maybrat Sergius Turot, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Stevanus Kocu, Direktur RS Pratama dr. Sonny Edison Fatie, Dandim 1809/Maybrat yang diwakili Kasdim, Kepala Distrik Aifat Philipus Fanataf, Pastor Paroki Santo Yoseph Ayawasi, Pastor Paroki Santo Ambrosius Suswa, Ketua Dewan Paroki Apolos Taa, serta seluruh umat yang memadati area lapangan.

Sebagai bentuk motivasi, Sekda bersama Asisten III dan para pastor turut ambil bagian dalam partai eksebisi yang mempertemukan tim Paroki Santo Ambrosius Suswa dan tim OPD Maybrat.

Pertandingan persahabatan itu semakin menyemarakkan suasana pembukaan turnamen.
Piala yang diperebutkan merupakan piala bergilir Paroki Santo Yoseph Ayawasi yang tahun sebelumnya dimenangkan oleh Lingkungan Xaverius. Ketua Lingkungan Xaverius secara simbolis menyerahkan piala tersebut kepada pemerintah daerah untuk selanjutnya diserahkan kembali kepada Pastor Paroki Ayawasi guna diperebutkan dalam turnamen tahun ini.

Ketua Panitia HUT ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi, Leonardus Kore, menjelaskan, kegiatan ini berangkat dari rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama tujuh dekade.

“Dasar pemikiran HUT ke-70 ini berakar pada rasa syukur atas berkat Tuhan selama 7 dekade, refleksi sejarah perjuangan iman, penguatan identitas dan persaudaraan umat, serta semangat pengutusan untuk melayani di masa depan,” jelasnya.


Ia menambahkan, berbagai pertandingan dan perlombaan digelar mulai 2 hingga 18 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak HUT pada 19 Maret 2026. “Kegiatan ini merupakan program kerja panitia bersama DPP St. Yosep Ayawasi dalam menyongsong HUT ke-70,” ungkap Leonardus.

Adapun cabang yang dipertandingkan antara lain bola voli putra dan putri, gawang mini tingkat anak dan remaja, baca Kitab Suci, menyanyi mazmur, menyanyi Bapa Kami versi terbaru, doa Bapa Kami dalam Bahasa Aifat (Aifat Utara), CCA anak-anak, kartu song, Ludo King, panah nomor (Fnak Karef), tikam sasaran (aret), tarik tambang ibu-ibu, lompat karung bapak-bapak, makan kerupuk anak-anak, hingga lomba membuat taman bunga.


Leonardus menegaskan, tujuan kegiatan ini adalah mempererat persaudaraan umat. “Tujuan kegiatan ini adalah mensyukuri rahmat Tuhan atas keberadaan paroki, mempererat kebersamaan antar umat, meningkatkan semangat pelayanan, dan membangun komunitas yang semakin solid dan misioner,” paparnya.

Ia juga menyebut jumlah peserta yang ambil bagian dalam turnamen olahraga. “Peserta bola voli putra berjumlah 9 tim, voli putri 12 tim, gawang mini tingkat anak-anak 9 tim, dan tingkat remaja 4 tim,” rincinya.

Menutup laporannya, Leonardus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang telah mendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat dan semua pihak atas dukungan sehingga turnamen ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.


Pastor Paroki Santo Yoseph Ayawasi dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bukan sekadar memeriahkan perayaan. “Kegiatan ini bukan hanya untuk meramaikan HUT, tetapi untuk mengingatkan kita akan perjuangan para pendahulu yang menghadirkan Paroki Santo Yoseph Ayawasi,” tuturnya.


Ia menambahkan bahwa semangat para orang tua terdahulu menjadi fondasi kuat bagi umat saat ini. “Karena semangat para orang tua kita, hari ini kita bisa melaksanakan semua kegiatan ini sebagai wujud syukur bagi umat di paroki ini,” pungkasnya.

Pewarta: Charles Fatie

About Author

Comments are closed.