FAKFAK, majalahkribo.com – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan layanan listrik di Distrik Pariwari. Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan Musrenbang tingkat distrik yang turut dihadiri Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, anggota DPRK, kepala kampung, lurah, tokoh masyarakat, serta warga pada Kamis 12 Maret 2026
Dalam arahannya, Bupati menyebut bahwa persoalan listrik masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat jaringan listrik di Kabupaten Fakfak agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan stabil.
Bupati yang lahir di Tongowai, 5 Oktober 1968 tersebut menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan pemasangan jaringan listrik baru guna mengurangi pemadaman yang selama ini sering terjadi. Dengan adanya tambahan jaringan tersebut, distribusi listrik ke depan diharapkan lebih stabil karena tidak lagi bergantung pada satu jalur saja.
“Sekarang sedang dipasang jaringan baru, sehingga kita akan menggunakan dua jalur. Dengan begitu, ke depan listrik tidak sering mati seperti sebelumnya,” ujar Bupati yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Fakfak.
Selain pembangunan jaringan, Bupati juga menyampaikan bahwa status pelayanan kelistrikan di Fakfak mengalami peningkatan setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengumumkan kenaikan status PLN Fakfak dari Unit Ranting menjadi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) atau setingkat cabang.
Pengumuman tersebut disampaikan saat perayaan Hari Ulang Tahun ke-125 Kota Fakfak pada tahun 2025, yang dihadiri langsung oleh Menteri ESDM di Fakfak. Menurut Bupati, kenaikan status tersebut sangat penting karena menandai peningkatan kapasitas pelayanan listrik, baik dari sisi jaringan, peralatan, maupun kewenangan operasional di daerah.
“Kalau sebelumnya masih ranting, kewenangannya terbatas. Sekarang sudah naik menjadi cabang, sehingga kebutuhan listrik di Fakfak bisa ditangani langsung di sini tanpa harus menunggu dari daerah lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Fakfak yang kini, Samaun Dahlan juga dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat masa bakti 2025–2030 menegaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah daerah menargetkan seluruh warga yang belum memiliki sambungan listrik akan mendapatkan pemasangan secara gratis melalui program bantuan pemerintah. Program tersebut meliputi pemasangan instalasi hingga meteran listrik di rumah warga.
“Tahun ini target kita, masyarakat yang belum punya listrik akan dipasang gratis sampai ke rumah, termasuk instalasi dan meteran. Setelah itu baru pemakaian menjadi tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, program pemasangan listrik gratis sudah mulai berjalan dan ratusan rumah telah terpasang. Pendataan masih terus dilakukan oleh pemerintah kampung, lurah, dan petugas teknis agar seluruh warga yang belum menikmati listrik dapat segera terlayani.
Bupati berharap dukungan semua pihak, termasuk DPRK, aparat distrik, serta pemerintah kampung, agar program perbaikan listrik dapat berjalan bertahap dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita tidak bicara yang muluk-muluk. Kita selesaikan dulu yang paling dibutuhkan masyarakat, yaitu listrik dan air. Kalau ini jalan, kehidupan masyarakat pasti lebih baik,” tutup Bupati.