Maybrat, majalahkribo.com – Dukungan umat Katolik terus mengalir menjelang peresmian Gereja Stasi Santo Yohanes Rasul Konja, Paroki St. Yoseph Ayawasi, yang akan dilaksanakan pada 27 Desember 2025 mendatang.
Bertempat di kediaman keluarga besar Demianus Tenau di Km 14 Kabupaten Sorong, keluarga besar Aifat Utara yang merantau di Tanah Moi menggelar aksi kebersamaan berupa “gelar tikar”.
Dari aksi sederhana namun penuh makna tersebut berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp6.600.000, yang kemudian langsung diserahkan kepada bendahara panitia peresmian.
Yeremias Sedik mengungkapkan, penggalangan dana ini merupakan bentuk partisipasi nyata umat yang merantau, sekaligus wujud cinta akan tanah asal.
“Hari ini kita bersama-sama duduk dalam kebersamaan, dan terkumpul dana Rp6.600.000 untuk mendukung peresmian gereja di Konja. Dana ini langsung kami serahkan kepada bendahara panitia sebagai tanda dukungan nyata umat yang ada di Sorong,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Peresmian Gedung Gereja Stasi Santo Yohanes Rasul Konja Rayon Kota dan Kabupaten Sorong, Elias Yumte, memberikan apresiasi atas semangat solidaritas yang ditunjukkan.
Ia menyebut bahwa kontribusi tersebut adalah bukti bahwa keluarga besar Aifat Utara tetap memiliki satu hati dalam mendukung pembangunan gereja, meski berada di tanah rantau.
“Sebagai pengurus keluarga besar Aifat Utara yang ada di Tanah Moi, kami menghimbau sekaligus mengajak mari kita bersama-sama mendukung pekerjaan Tuhan ini. Kita tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun iman dan persaudaraan,” kata Elias Yumte.
Ia juga menekankan pentingnya doa dan kerja sama agar seluruh persiapan menuju peresmian dapat berjalan lancar.
“Mari kita satukan hati, terus berdoa, dan mendukung tim kerja yang sudah berjerih lelah sampai dengan peresmian nanti. Tuhan memberkati kita semua,” tambahnya.
Melalui aksi solidaritas ini, mereka pun berharap peresmian Gereja Stasi Santo Yohanes Rasul Konja akan berlangsung penuh sukacita serta membawa semangat baru bagi pelayanan iman di Konja dan sekitarnya.
Pewarta: Charles Fatie