FAKFAK, majalahkribo.com – Komando Resor Militer 182/Jazira Onim (Korem 182/JO) menegaskan komitmennya dalam menciptakan prajurit yang taat hukum dan berdisiplin tinggi melalui sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Aula GSG Makorem 182/JO, Distrik Fakfak, Papua Barat, Senin (02/03/2026), sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh personel TNI AD di wilayah Korem 182/JO menjunjung tinggi aturan, baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dansubdenpom XVIII/1-2, Prasetyo Budhi Setiawan, dalam arahannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam agar tidak ada keraguan bagi prajurit dalam menjalankan ketentuan yang berlaku.
“Operasi Gaktib difokuskan pada penegakan ketertiban internal. Ini meliputi pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan, surat kendaraan bermotor, penggunaan atribut seragam dinas, hingga kepatuhan berlalu lintas,” tegasnya.
Selain penegakan disiplin internal, Operasi Yustisi juga menjadi perhatian utama. Operasi ini menitikberatkan pada penegakan hukum secara tegas tanpa pandang bulu terhadap setiap pelanggaran, dengan tetap mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, dan keadilan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Langkah tersebut diambil untuk mencegah serta meminimalisir potensi pelanggaran pidana yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun mencoreng citra institusi TNI di mata publik.
Melalui kegiatan ini, seluruh personel diharapkan menjadikan sosialisasi sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas diri. Disiplin tidak hanya menjadi slogan, tetapi terimplementasi secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pemahaman yang matang mengenai sasaran operasi, prajurit Korem 182/JO diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal kepatuhan hukum dan ketertiban umum.