Share

Fakfak, majalahkribo.com – Kegiatan Kampung Ramadhan 1447 H yang melibatkan puluhan pelaku UMKM di Kabupaten Fakfak berlangsung pada Senin, 24 Februari 2026 sore, di pelataran RTH Fakfak. Acara tersebut dihadiri ratusan masyarakat, namun tidak tampak satu pun anggota DPRK Fakfak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Padahal, panitia mengaku telah mengundang seluruh 25 anggota DPRK Fakfak. Undangan disebut telah didistribusikan dan diterima oleh staf Sekretariat DPRK Fakfak. Namun hingga kegiatan berakhir, tak satu pun wakil rakyat terlihat hadir.

Selain anggota DPRK, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak juga diundang. Dari sejumlah OPD, hanya beberapa pejabat yang hadir, yakni Kepala Dinas Perindag, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kominfo, Inspektur Inspektorat Fakfak, serta Kasat Pol PP. Selebihnya tidak terlihat hadir tanpa keterangan.

Kegiatan yang bertujuan mendorong ketahanan dan pemberdayaan UMKM dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025–2030 ini tetap berlangsung dengan baik. Acara tersebut dihadiri oleh Samaun Dahlan selaku Bupati Fakfak, didampingi Rahman Wahlin, Wakapolres Fakfak Henderjetha Yassu, serta Ketua MUI Kabupaten Fakfak Mohammadon Dg Husein, bersama tamu undangan lainnya.

Bupati Fakfak bersama unsur TNI/Polri memimpin langsung pembukaan dan pelaksanaan Bazar UMKM dalam rangka Kampung Ramadhan tersebut. Kegiatan berlangsung aman dan lancar dari awal hingga selesai.

Turut hadir pula Kepala Bank BRI Cabang Fakfak serta perwakilan Bank Papua sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM.

Kampung Ramadhan 1447 H/2026 M ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih dua pekan, terhitung sejak 24 Februari hingga 15 Maret 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Pemerintah Daerah Fakfak, TNI/Polri, PHBI, ICMI, PKK, Bulog, FKPPI, dan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah).

Adapun tema kegiatan yakni: “Melalui Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Periode 2025–2030 dalam Pemberdayaan Ekonomi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta Penguatan Ekonomi Kreatif Daerah.”

Comments are closed.