Share

Fakfak, majalahkribo.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Fakfak, Papua Barat, pada Senin, 9 Maret 2026, sekitar pukul 08.25 WIT. Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat gempa berada di darat sekitar 4 kilometer barat laut Fakfak dengan kedalaman 10 kilometer, pada koordinat 2,91 Lintang Selatan dan 132,27 Bujur Timur.

Getaran gempa dirasakan di wilayah Fakfak dengan intensitas III–IV Skala MMI. Getaran tersebut terasa jelas di dalam rumah, membuat benda ringan bergoyang, dan menyebabkan sebagian warga terkejut saat gempa terjadi.

Pantauan di lapangan, kondisi Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Fakfak terlihat mengalami retakan pada beberapa bagian dinding. Di beberapa titik, plester bangunan terkelupas hingga memperlihatkan rangka besi di dalamnya. Keretakan tersebut diketahui sudah ada sejak sebelumnya dan bukan baru terjadi akibat gempa pagi tadi.

Salah seorang ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Fakfak mengaku sempat khawatir saat gempa terjadi, mengingat kondisi gedung yang sudah mengalami kerusakan.

“Gedung Pemda ini sebelumnya memang sudah retak. Untung saja gempa tadi goyangannya tidak lama dan tidak terlalu kuat. Kalau durasinya lama dan guncangannya besar, kami sangat khawatir karena kondisi gedung sudah seperti ini, bisa saja rubuh,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, karena retakan yang terlihat cukup jelas dikhawatirkan dapat membahayakan pegawai maupun masyarakat apabila terjadi gempa yang lebih kuat.

Kondisi Rumah Warga Yang Retak Setelah Gempa

Kondisi Rumah Warga Yang Retak Setelah Gempa

Selain di gedung pemerintah, dampak gempa juga dirasakan warga. Seorang warga Fakfak melalui akun Facebook Mekar Sari membagikan foto keretakan rumahnya akibat gempa yang terjadi.

Dalam unggahan tersebut, Mekar Sari menyebutkan bahwa dinding rumahnya mengalami retak setelah guncangan gempa terasa cukup kuat. Ia mengaku kaget karena saat gempa terjadi dirinya sedang berada di dalam rumah.

“Semoga tdk ada susulan, Ya Allah. Sangking kuatnya berasa di rumah tadi,” tulisnya dalam postingan tersebut sambil mengunggah foto keretakan rumah.

Warga berharap tidak terjadi gempa susulan, karena dikhawatirkan dapat menambah kerusakan pada rumah maupun bangunan yang sudah mengalami retakan akibat gempa tersebut. **R’naldo Let’s**

Comments are closed.