Share

Fakfak, majalahkribo.com – Anggota DPR Provinsi Papua Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Fachry Tura, melaksanakan Reses I yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan sholat tarawih berjamaah di Masjid Jami Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Jumat (28/02/26).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Selain menyerap aspirasi masyarakat, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan warga Kampung Tanama.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, di antaranya kebutuhan air bersih dan bak penampungan, kelanjutan renovasi serta pelebaran Masjid Jami Kampung Tanama, dukungan sarana dan prasarana bagi nelayan, hingga bantuan pakan ayam petelur dan pembibitan jagung untuk menunjang ketahanan pangan masyarakat.

Usai dialog, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Kebersamaan semakin terasa saat seluruh jamaah melaksanakan sholat tarawih berjamaah di Masjid Jami Kampung Tanama.

Fachry Tura menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal kedewanan, melainkan ruang untuk mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat.

“Melalui reses ini, kami hadir untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat. Momentum Ramadan ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah dan kebersamaan,” ujarnya.

Dalam sesi dialog bersama warga, sejumlah usulan prioritas berhasil dihimpun, antara lain:

  • Air bersih – Warga berharap adanya solusi konkret untuk ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan.
  • Bak penampungan air – Pembangunan bak penampungan dinilai penting guna menunjang distribusi air bersih ke rumah-rumah warga.
  • Renovasi dan pelebaran Masjid Jami Kampung Tanama – Masyarakat meminta dukungan agar proses renovasi dan pelebaran masjid segera dituntaskan demi kenyamanan beribadah.
  • Kebutuhan nelayan Bantuan sarana melaut menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan.
  • Pakan ayam petelur dan pembibitan jagungDukungan bagi peternak dan petani lokal dinilai penting untuk mendorong ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat kampung.

Fachry Tura menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada di tingkat provinsi.

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan agar bisa direalisasikan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan reses ini diharapkan menjadi jembatan antara Pemerintah Provinsi Papua Barat dan masyarakat Kampung Tanama dalam mewujudkan pembangunan yang merata, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Editor: Ronaldo Josef Letsoin

Leave A Reply