Kepergian Dami Zanambani, Cahaya MajalahKribo.com Tak Pernah Padam
Dami Zanambani sosok Anak Papua Hebat
Dami Zanambani sosok Anak Papua Hebat
CERPEN – Melewati Bukit Pintu Angin, Okto bertemu pohon-pohon hijau bertumbuh lebat. Okto baru sampai di atas bukit, sorot matanya tertuju pada pintu pagar besi yang sudah tertutup. Apakah Okto bisa masuk, belum tentu. Okto mengecek jam di layar telepon genggam, sudah pukul 18.12 sore, hampir malam. Okto membuka aplikasi Google untuk cek jam operasional…
MEMOAR PERJALANAN – Pukul 13:12, setelah saya mandi dan ganti baju di Hotel Dahlia, saya berangkat ke Swiss-Belhotel Cendrawasih untuk mengikuti kegiatan kami di hari ketiga di Biak. Pagi di hari keempatnya kami kembali ke kota Jayapura. Tiga hari empat malam. Setelah duduk tenang dalam ruangan AC yang hampir sama dengan kebanyakan hotel di Nabire,…
MEMOAR PERJALANAN – Saya terbangun pukul 07:12, di luar kamar hotel hujan gerimis sudah jatuh di atas daun pepohonan dan tanah. Saya duduk di ujung tempat tidur dan berpikir, hari ini saya harus pergi ke mana setelah kemarin di hari kedua saya di Biak pergi ke Goa Jepang di kampung Binsai. Hujan sudah berhenti kami…
MEMOAR PERJALANAN – Malam kedua datang dengan sesuatu yang saya masih melihat berbeda, masih sama dengan malam pertama yang saya sudah cerita kemarin, mungkin karena baru pertama kali ke kota Biak sehingga saya masih melihat kota Biak dengan mata yang berbeda dengan kota lain yang saya perna berkunjung. Saya baru satu hari setelah tiba kemarin…