Wamena, majalahkribo.com – Dalam upaya memperkuat perlindungan data pemerintahan dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman digital, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar kegiatan penguatan ekosistem keamanan siber dan sandi di Wamena, Selasa (15/7).

Kegiatan ini melibatkan Tim Onsite BSSN dan diikuti oleh aparatur pemerintah daerah Papua Pegunungan.

Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Drs. Wasuok D. Siep, yang hadir mewakili Gubernur John Tabo, menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan informasi di era digital.

“Kita hidup di zaman informasi, tapi bukan berarti semua bisa dibuka seenaknya. Kita harus tahu mana yang boleh dan tidak boleh dibagikan. Kehadiran BSSN membawa ilmu yang harus kita pelajari dan terapkan,” ujar Sekda.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Statistik dan Persandian Papua Pegunungan, Mansyur Latif, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Tim BSSN di Wamena.

“Kami sangat berterima kasih karena mereka datang langsung ke sini. Di tengah keterbatasan mobilitas, ini sangat membantu dan membuka peluang bagi banyak aparatur untuk belajar langsung dari ahlinya,” ungkapnya.

Kegiatan ini bertujuan membekali para ASN dengan pemahaman menyeluruh terkait ancaman siber, termasuk risiko kebocoran data dan serangan terhadap sistem digital. Materi edukasi mencakup perlindungan perangkat keras dan lunak, mendukung transisi menuju sistem pemerintahan berbasis elektronik yang aman dan terpercaya.

Peserta juga diberikan kesempatan berdialog langsung dengan Tim BSSN guna memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi strategis daerah.

Share this Link

Comments are closed.