Share

Maybrat, majalahkribo.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maybrat memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di sejumlah media mengenai aktivitas pendidikan di SD YPK Ebenhezer Fuog, Distrik Aifat Selatan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Herndrik Frasawy menegaskan, informasi yang menyebut kepala sekolah tidak menjalankan tugas selama satu tahun tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Berita yang beredar di media itu tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Secara administrasi dan proses pendidikan, kegiatan di sekolah tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap sekolah dilakukan secara berkala, baik melalui administrasi maupun pemantauan langsung. Hasil pertemuan bersama masyarakat, aparat kampung, komite sekolah, serta tokoh masyarakat menunjukkan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.

“Kami sudah melakukan pertemuan bersama berbagai pihak. Anak-anak tetap mengikuti proses belajar, dan kegiatan pendidikan tetap berjalan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, persoalan yang muncul lebih berkaitan dengan kondisi internal sekolah yang memengaruhi kenyamanan sebagian guru dalam menjalankan tugas.

“Memang ada persoalan internal yang membuat beberapa guru kurang nyaman, tetapi itu tidak sampai menghentikan proses belajar mengajar,” katanya.

Selain itu, data pendidikan seperti Dapodik dipastikan tetap aman dan terkelola dengan baik.

Terkait kekurangan tenaga pengajar, ia berharap adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak yayasan untuk mencari solusi bersama.

“Kami berharap ada kolaborasi antara pemerintah daerah dan yayasan agar kekurangan guru bisa diatasi dan pelayanan pendidikan semakin baik,” tutupnya.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan dialog dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.

Pewarta: Charles Fatie

About Author

Comments are closed.