Maybrat, majalahkribo.com – Estafet kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat kembali bergulir sebagai bagian dari penyegaran birokrasi. Jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan resmi diserahterimakan dari pejabat lama, Yunus Boltal, SH, kepada Alex Nelson Iek, SP., M.Tr. Ap. Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan, Senin (2/3/2026),
Prosesi Sertijab disaksikan langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Engelbertus Turot, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Segius Turot, serta jajaran kepala bidang dan staf.

Asisten II Setda Maybrat, Engelbertus Turot, yang hadir mewakili pimpinan daerah menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan prosedur standar dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, momentum ini harus dimaknai sebagai pembelajaran bagi aparatur sipil negara dalam memahami hierarki dan loyalitas terhadap pimpinan. Ia juga mengingatkan bahwa tugas besar telah menanti di sektor pertanian, terutama dalam menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional yang sedang tren.
“Agenda ini merupakan salah satu proses tahapan pemerintahan yang baik dan benar antar pemimpin. Hal ini merupakan satu pembelajaran bagi kita semua. Saya mengajak seluruh staf untuk memberikan dukungan penuh kepada pemimpin di dinas ini maupun di mana saja kita berada. Pergantian pejabat adalah tugas mutlak pokok Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Engelbertus menekankan, Dinas Pertanian memiliki posisi tawar yang strategis dalam mendongkrak ekonomi lokal. Ia secara khusus menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memerlukan kesiapan pasokan pangan lokal. Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu melakukan tata kelola sumber daya manusia dan alam secara maksimal agar menjadi percontohan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat.
“Kepada Plt. Kadis yang baru, terkait program MBG, rumpun pertanian diharapkan kedepan menjadi garda terdepan. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Saya berharap sumber daya yang ada di dinas ini dapat dikelola dengan baik dan berikan contoh kepada dinas-dinas yang lain. Mari kita pahami situasi dan kondisi saat ini dan memberikan dukungan dalam segala hal. Akhirnya, atas nama Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, kami mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama satu tahun tiga bulan,” tambah Engelbertus.

Di sisi lain, Yunus Boltal, SH, selaku pejabat lama yang akan kembali menjalankan tugas sebagai Staf Ahli Bupati, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran yang telah menemaninya selama masa transisi setahun terakhir. Ia mengakui bahwa tantangan di Dinas Pertanian cukup kompleks, namun dengan kerja sama tim yang solid, berbagai kendala dapat teratasi. Ia berpesan agar ritme kerja yang sudah terbentuk tidak mengendur di bawah kepemimpinan yang baru.
“Kurang lebih satu tahun kepemimpinan saya berada di dinas ini, saya menyampaikan terima kasih yang tulus. Saya sangat berharap para kepala bidang dan staf semua tetap memberikan dukungan penuh kepada kepala dinas yang baru. Kita semua dalam bekerja ini harus memiliki sistem yang kuat agar roda organisasi tetap berjalan stabil. Pak kepala dinas yang baru diharapkan dapat melanjutkan apa yang ada dan sudah berjalan baik selama ini,” ujarnya.
Yunus juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa jabatannya terdapat kekurangan dalam sisi manajerial maupun komunikasi dengan staf. Ia menutup penyampaiannya dengan menyerahkan dokumen memori tugas secara simbolis sebagai acuan kerja bagi penggantinya dalam membina puluhan pegawai yang ada di instansi tersebut.
“Saya minta maaf kalau ada hal-hal yang kurang, karena bagaimanapun saya ini manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Hari ini saya secara resmi menyerahkan memori tugas ini kepada kadis yang baru. Selamat bertugas untuk pejabat yang baru dan selamat mengatur 56 jumlah pegawai yang ada di dinas ini demi kemajuan pertanian kita,” ucap Yunus.
Menerima tongkat estafet tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanian yang baru, Alex Nelson Iek, menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja sesuai dengan arahan pimpinan daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan melalui kerja kolektif yang terintegrasi. Fokus utamanya adalah memastikan visi dan misi Bupati di sektor agraris dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat akar rumput di Maybrat.
“Saya baru saja menerima nota dari Bapak Bupati, dan saya sangat berharap kita semua yang bekerja di sini harus dalam satu sistem dan kolaborasi yang solid. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri-sendiri. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, khususnya dari sektor pertanian ke depannya agar lebih maju dan mandiri,” tegasnya.
Namun, di tengah semangat baru tersebut, Alex juga memberikan catatan kritis mengenai fasilitas pendukung kerja di kantor dinas yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, kenyamanan tempat kerja berkorelasi positif dengan produktivitas para staf dalam melayani petani dan masyarakat di lapangan. Ia berharap aspirasi mengenai kebutuhan fasilitas kantor ini dapat segera tersampaikan kepada pengambil kebijakan tertinggi.
“Kondisi mebeler kami di kantor yang saat ini kurang memadai menjadi kendala tersendiri bagi kenyamanan kerja staf. Kami sangat berharap Bapak Asisten Dua dan Tiga yang sudah hadir langsung di sini dapat menindaklanjutinya kepada Bapak Bupati. Dukungan fasilitas yang layak sangat kami butuhkan demi kenyamanan kerja di kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan ini agar pelayanan kita maksimal,” pungkasnya.
Pewarta: Charles Fatie