Share

FAKFAK — Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Askab PSSI Fakfak, Pieter Letsoin, memastikan dirinya akan menghadiri Kongres Biasa (Tahunan) Asprov PSSI Papua Barat Tahun 2025, setelah menerima undangan resmi bernomor 485/PSSI-PB/XI-2025 yang dikeluarkan pada 27 November 2025.

Kongres tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 16.00 WIT di Auditorium BPSDM Provinsi Papua Barat, Jalan Trikora Anday, Manokwari. Dalam undangan tersebut, Asprov PSSI Papua Barat menekankan pentingnya kehadiran seluruh Askab/Askot sebagai bagian dari laporan akhir tahun serta penyusunan program kerja tahun 2026.

“Undangan sudah saya terima, dan saya akan hadir. Ini bagian dari tanggung jawab organisasi,” ujar Pieter Letsoin saat dikonfirmasi Jumat, 28 November 2025 Sore.

Dalam surat resmi itu, Asprov PSSI Papua Barat menetapkan sejumlah agenda strategis, di antaranya:

1. Laporan Kegiatan Asprov Papua Barat Tahun 2025

2. Penyampaian Program Kerja Tahun 2026

3. Pencabutan dan Penetapan Statuta PSSI Tahun 2025

4. Pengesahan Klub Baru Anggota Asprov Papua Barat untuk diusulkan menjadi calon anggota tetap PSSI

5. Pengesahan dan penetapan asosiasi di bawah naungan PSSI

6. Penetapan Pengurus Asprov Papua Barat sesuai Statuta PSSI 2025

7. Serba-serbi

Seluruh peserta diwajibkan membawa surat mandat, serta mengenakan pakaian formal sesuai ketentuan Asprov.

Kehadiran PLT Pieter Letsoin pada forum resmi Asprov ini dipandang sebagai penegasan kuat bahwa kepengurusan Askab PSSI Fakfak yang sah adalah yang berada di bawah mandat Asprov Papua Barat. Letsoin ditetapkan sebagai PLT melalui keputusan resmi Asprov dan menjadi satu-satunya struktur yang diakui secara organisasi.

Momentum ini sekaligus mempertegas posisi Askab PSSI Fakfak di tengah polemik yang dipicu oleh klaim Ray Watimena dan Samuel Lesnussa, yang selama ini mengaku sebagai pengurus PSSI Fakfak. Namun Asprov PSSI Papua Barat secara terbuka telah menyatakan bahwa klaim tersebut tidak sah, tidak berdasar, dan tidak diakui dalam struktur organisasi resmi PSSI.

Dengan kepastian kehadiran PLT Pieter Letsoin dalam Kongres Biasa Asprov tersebut, publik sepak bola Fakfak diharapkan mendapat kejelasan terhadap arah organisasi yang benar dan sah.

Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam rangkaian menuju Kongres Askab PSSI Fakfak Tahun 2025, yang akan menetapkan kepengurusan definitif dan menentukan masa depan pembinaan sepak bola di Kabupaten Fakfak.

About Author

Comments are closed.